Kantor Suara Pemred Biro Kapuas Raya Diresmikan

Sebarkan:


SANGGAU, suaraborneo.id - Beralamat di Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Bunut, Kapuas, Kabupaten Sanggau Danrem 121/Abw Brigjen TNI Ronny meresmikan Kantor Suara Pemred Biro Kapuas Raya yang membawahi lima Kabupaten yakni Sanggau, Sekadau, Melawi, Sintang dan Kapuas Hulu ditandai dengan pengguntingan pita yang dilakukan oleh Danrem 121/Abw bersama Bupati Sanggau, Paolus Hadi, dengan tetap menerapkan protokol kesehatan. Senin,(25/1/2021).


Peresmian ini juga dihadiri oleh Wakil Bupati Sanggau, Yohanes Ontot, Ketua DPRD Sanggau, Jumadi, Wakil Ketua DPRD Sanggau, Acam, Dandim 1204/Sanggau Letkol Inf Affiansyah, Kapolres Sanggau AKBP Raymond M Masengi, Kajari Sanggau Tengku Firdaus, para pimpinan perbankan, kepala OPD Kabupaten Sanggau serta tamu undangan lainnya.


Dalam sambutannya, Danrem 121/Abw Brigjen TNI Ronny menyampaikan ucapan terima kasih atas undangan Suara Pemred sekaligus meresmikan Kantor Suara Pemred Biro Kapuas Raya. 


“Semoga semakin sukses dan lancar, diberkati oleh Tuhan serta bermanfaat bagi seluruh masyarakat Kalbar khususnya, juga mungkin di tingkat nasional,” ucapnya.


Menurutnya, Suara Pemred merupakan salah satu media yang berkembang di Kalbar. Ia menyakini ke depan Suara Pemred lebih berjaya, mampu menyaingi media-media yang sudah ada, baik yang ada di Kalbar maupun di tingkat nasional. 


“Dengan diresmikan Kantor Biro Suara Pemred Kapuas Raya, saya berharap rekan-rekan jurnalis suara pemred dapat lebih berkarya, mengembangkan kreatifitas untuk memberikan pemberitaan yang lebih baik dan objektif untuk warga Kalbar,” ucap Ronny. 


Sementara itu, Pemimpin Redaksi (Pimred) Harry A Daya, Wakil Pemimpin Redaksi Bob Suryadi, Manajer Iklan Solihin, Manajer Pemasaran Kusnan, Koordinator IT dan Development Kiwi, Kepala Biro Kapuas Raya Tommy Hirono dan Biro Sanggau Julianus Ratno. 


“Saya, mohon doa restu kepada bapak-bapak dan dan ibu-ibu yang hadir di sini dan seluruh masyarakat Kalbar, khususnya masyarakat Sanggau, Melawi, Sintang, Sekadau dan Kapuas Hulu untuk berdirinya Kantor Biro Kapuas Raya yang diresmikan pada hari ini,” ucap Harry Daya.


Harry Daya menyebut, harian Suara Pemred merupakan media cetak yang didirikan pada 9 Mei tahun 2014 dan berkantor pusat di Jalan Sidas, Nomor 19, Pontianak, berada di depan Grand Hotel Mahkota atau bersebelahan dengan Mess Korem 121/Abw. Saat ini, dikatakan Harry Daya, Suara Pemred sudah melakukan pengembangan menjadi 4 devisi media. Yaitu koran harian Suara Pemred, berita online, podcast Boz dan TV Online. 


“Suara Pemred lahir atas keingianan tokoh nasional kita bapak OSO. Beliau ingin menghadirkan media yang lahir dan dipimpin oleh anak-anak muda daerah yang berani, menjaga daerah dan berpihak kepada yang benar,” ujarnya.


Harry Daya yang pernah 14 tahun bekerja di Majalah Tempo ini berharap, keberadaan Biro Kapuas Raya bisa menjadi tempat bagi masyarakat untuk menyampaikan berbagai persoalan dalam mencari keadilan. 


“Masyarakat atau pembaca bisa datang dan mengadu melalui telepon atau datang ke biro ini. Karena memang sejak lama Suara Pemred membuka pengaduan bagi siapa saja yang butuh keadilan. Kita selalu terbuka dan tetap konsisten memegang motto berani mengungkap kebenaran. Dan selamat buat saudara Tommy dan Jul, saya titip nama baik Suara Pemred,” ucapnya.


Sementara itu, Bupati Sanggau, Paolus Hadi menyampaikan selamat atas diresmikannya Kantor Suara Pemred Biro Kapuas Raya. 


“Saya bangga Suara Pemred memiliki Biro Kapuas Raya yang berpusat di Kabupaten Sanggau,” ucapnya.


Menurut PH, hubungan rekan-rekan media di Kabupaten Sanggau dengan pemerintah daerah terjalin baik selama ini. 


“Saya dengan rekan-rekan media di Sanggau selalu berkomunikasi baik. Dan tentunya dengan ada kantor bisa semakin didekatkan,” katanya.


Pada kesempatan itu, Bupati Sanggau dua periode ini juga menyinggung perihal usulan pembentukan Provinsi Kapuas Raya. 


“Sanggau berada di tengah, ini menjadi sesuatu yang penting untuk ke depan Kapuas Raya yang menjadi mimpi orang daerah perhuluan, walaupun sampai hari ini belum pasti. Saya cek di Prolegnas sepertinya belum masuk juga Kapuas Raya. Tapi ndak apa-apa, kita tetap menyatakan bahwa Kapuas Raya adalah bagian penting dari sistem pemerintahan yang akan ada ke depan,” pungkasnya PH. (Bry)

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini