Kesiapan New Normal Harus Dipahami Masyarakat

Editor: Redaksi
Karolin Margret Natasa 
LANDAK, suaraborneo.id - Berdasarkan Surat Bupati Landak nomor 360/271/GTTP/VI/2020 tanggal 15 Juni 2020 perihal Sosialisasi Persiapan New Normal Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 di Kabupaten Landak, Bupati Landak Karolin Margret Natasa melaksanakan apel kesiapan sosialisasi persiapan New Normal gugus tugas percepatan penanganan COVID-19 yang berlangsung di Halaman Kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Landak, senin (22/06/20) dengan dihadiri Kapolres Landak, Ketua Pengadilan Negeri Landak, Sekda Landak, Staf ahli Bupati, Asisten Sekda, Kepala OPD dilingkungan Pemerintah kabupaten Landak.

Bupati Landak, Karolin Margret Natasa dalam arahannya memyampaikan, bahwa Kabupaten Landak masih belum melaksanakan New normal, tetapi untuk itu Pemerintah Kabupaten Landak terus melaksanakan kesiapan untuk New Normal sehingga perlu dipersiapkan secara tepat.

"Apakah kita akan melaksanakan New Normal ? Jawabannya belum. Makanya untuk itu kita siapkan dulu sehingga kita benar-benar siap melaksanakan New Normal sambil memberikan pemahaman kepada masyarakat dalam memasuki masa New Normal, sampai saat ini berdasarkan data dari Badan Penanggulangan Bencana Nasional Kalimantan Barat masih berada di Zona Orange," ucap Karolin. 

Karolin mengatakan, bahwa Pandemi COVID-19 akan berlangsung lama dan terus ada hingga vaksin COVID-19 ditemukan. Untuk itu, Bupati Landak mengajak seluruh perangkat Pemerintah Kabupaten Landak dan masyarakat.

"Situasi seperti sekarang ini diperkirakan tidak akan selesai dalam waktu singkat, COVID-19 masih akan menjadi persoalan bagi dunia samapi vaksin atau obatnya ditemukan. Oleh karena itu kita akan memasuki masa New Normal pada waktunya sehingga kita berusaha menurunkan angka kasus di kabupaten Landak," terang Bupati Landak yang juga Sekretaris DPD PDI Perjuangan Kalimantan Barat.

Lebih lanjut Karolin menjelaskan masih banyak persiapan yang akan dilakukan dalam memasuki masa New Normal seperti pemahaman msayarakat dengan New Normal, pengetahuan kepada Pemerintah Desa terhadap tugas dan fungsi mereka saat New Normal dan dibukanya kembali dunia pendidikan.

"Memang yang masih sangat berat untuk kita lakukan adalah dibukanya kembali dunia pendidikan, sehingga kita tinggal menunggu arahan dari Pemerintah Pusat sehingga akan ada panduan-panduan dalam rangka membuka kembali dunia pendidikan," jelas Karolin Margret Natasa. (*) 
Share:
Komentar

Berita Terkini