6000 Bibit Ikan Dilepas di Kolam Gapoktan Sumber Makmur

Editor: Redaksi
Pelepasan bibit ikan 
SEKADAU, suaraborneo.id - Bupati Sekadau Rupinus dan Wakil Bupati Sekadau Aloysius menyerahhan sekaligus melepaskan 6000 bantuan bibit ikan nila dan bibit ikan mas kepada kelompok tani Sumber Makmur desa Riang jati, kecamatan Nanga Taman Kabupaten Sekadau, Rabu (10/6/). 

Turut hadir pada kegiatan itu anggota DPRD Kabupaten Sekadau Paulus Subarno, Ketua GOW Sekadau Vixtima Heri Supriyanti Aloysius, Camat Nanga Taman Paulus Ugang, Kepala Desa di Kecamatan Nanga Taman dan anggota kelompok tani Sumber Makmur. 

Ketua Kelompok tani Sumber Makmur, Aloysius menceritakan, kelompok tani tersebut mulai berdiri sejak 4 April 2018. Pada tahun 2019, kelompok tani itu menanam cabe seluas 7 hektare dengan hasil yang cukup memuaskan. Namun dalam perjalan waktu cabe yang ditanam kurang memuaskan, karena serangan hama, jamur, cuaca yang kurang mendukung, kekurangan pupuk dan obat-obatan. 

"Menyikapi hal itu, kami berinisiatif membuat inovasi baru, mengajak kawan-kawan belajar berternak ikan.

Sementara itu Camat Nanga Taman, Paulus Ugang memberikan semangat bagi kepala desa yang ada di kecamatan Nanga Taman.
Dengan harapan dapat mencontoh kelompok tani Sumber Makmur Desa Rirang Jati, agar lebih aktif dan kreatif memanfaatkan potensi alam yang ada. 

"Kita harus kompak dalam segala hal, walaupun ini desa Rirang Jati tapi desa-desa lain bisa mencontoh, meniru, memodifikasi," ujar Paulus Ugang. 

Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan Kabupaten Sekadau, Sandae  mengatakan, walaupun dalam situasi pandemi Covid-19 para petani di Kabupaten Sekadau tetap semangat dalam bertani. Begitupula para tenaga PPL dari Dinas Ketahanan Pangan yang tak kenal lelah mendampingi para kelompok tani untuk terus menyediakan kebutuhan pangan di Kabupaten Sekadau.

Dikatakan Sandae, seperti diketahui, pandemi covid-19 mempengaruhi berbagai sektor kehidupan di seluruh dunia. Namun tidak demikian, kita di Sekadau, sangat berbangga, walaupun kondisi Corona. Tapi petani tetap melaksanakan kegiatannya bertani, begitupula dengan PPL. 

Sandae menyebut, pihaknya tetap berupaya bersama para petani lokal agar di Kabupaten Sekadau tidak kekurangan pangan.

Selanjutnya, Bupati Sekadau Rupinus dalam sambutannya memberikan semangat kepada petani yang ada di Kabupaten Sekadau.
Di pandemi Covid-19, dalam kondisi apapun petani harus bisa bertahan. Jangan sampai kekurangan bahan makanan. 

"Lahan kita ada, jangan mau kalah dengan yang tinggal di kota," kata Bupati Rupinus.

Terlebih kata Bupati, disaat pandemi seperti ini, berbagai rempah-rempah seperti jahe, dicari oleh masyarakat karena dianggap dapat meningkatkan daya tahan tubuh agar tidak mudah terserang penyakit, seperti virus Corona.

Bupati juga mengingatkan kepada Kepala Desa yang ada di kecamatan Nanga Taman, untuk memanfaatkan potensi di daerah masing-masing. Sementara, untuk penjualan hasil panen, dapat memanfaatkan teknologi yang sudah semakin canggih. Bupati juga mengingatkan kepada para petani untuk tidak takut dalam bekerja selama pandemi Covid-19.

"Sebagi petani jangan takut, kita ke hutan, kena panas bagus. Tidak ada yg melarang bapak ibu bekerja. Yang tidak boleh itu berjalan-jalan, berkumpul dengan banyak orang," pesan Bupati. 

Selain memberikan semangat bagi para petani, Rupinus tak henti-hentinya mengkampanyekan gerakan pola hidup bersih dan sehat (PHBS) serta menerapkan protokol kesehatan dalam aktivitas sehari-hari.B iasakan diri hidup bersih, sehat, sering cuci tangan, hindari kerumunan orang banyak. Pakai masker, masker tidak hanya menangkal Corona tapi debu dan polusi udara. (*) 
Share:
Komentar

Berita Terkini