Mulai Senin, Tes Swab PDP Sudah Bisa Dilakukan di Kalbar

Editor: Redaksi
Foto: Gubernur Kalimantan Barat, H. Sutarmidji saat meninjau RS Untan
PONTIANAK, suaraborneo.id - - Gubernur Kalimantan Barat, Sutermidji mengatakan mulai senin depan untuk pemeriksaan swab PDP (pasien dalam pengawasan) Covid-19 sudah bisa dilakukan di Rumah Sakit Untan Pontianak Kalimantan Barat dan tidak perlu lagi harus ke Balitbangkes di Jakarta.

Menurutnya, dengan adanya PCR (Polymerase Chain Reaction) yang dimiliki oleh Fakultas Kedokteran Untan Pontianak dan BPOM (Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan) Kalbar, dapat membantu percepatan penanganan kasus Covid-19 sehingga hasil tes cepat diketahui tidak perlu menunggu lama.

“PCR yang dimiliki Lab. Fak. Kedokteran Untan dan PCR milik Balai POM Kalbar, ada 2 perusahaan yang membantu Reagen Kits dan dari Kemenkes. Semua sudah siap, uji coba sudah bagus, mulai Senin Swab PDP dan yang hasil Rapid testnya Reaktif cukup diperiksa di Pontianak, tidak perlu lagi dikirim ke Jakarta, sehingga semua lebih cepat penanganannya,” ujar Gubernur Kalbar, Sutarmidji, Kamis (16/4) siang.

Ia menambahkan, selain menyiapkan alat tes, Rumah Sakit Untan juga sudah menyiapkan tenaga ahli dan sudah dilakukan optimasi yang dikirim ke Balitbangkes untuk di konsultasikan.

“Tenaga ahli Laboratorium RS Untan semalam sudah melakukan optimasi dengan kita yang dikirimi oleh Balitbangkes dan sudah dikonsultasikan kembali dengan Balitbangkes. Hasilnya dinyatakan baik dari segi alat maupun validasi RT-PCR,” kata Midji.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kalimantan Barat, Harisson mengatakan, bahwa hari ini Kamis (16/4), pihak Rumah Sakit Untan sudah melakukan konsultasi terkait Standar Operasional Prosedur (SOP) alur Sample Laboratorium ke Kementerian Kesehtan, jika semuanya sudah final, maka Jumat besok sudah mendapatkan persetujuan untuk running.

“Hari ini mereka melakukan konsultasi SOP alur sample laboratorium dan beberapa prosedur lain ke Balitbangkes. Semoga hari ini final dan besok sudah mendapatkan persetujuan untuk running oleh Balitbangkes,” kata Harisson.

Harisson menuturkan, bahwa Laboratorium RS Untan juga sudah mendapatkan bantuan Kits Reagen RT-PCR dari 2 (dua) perusahaan yang diserahkan melalui Gubernur Kalbar. Sehingga Senin (20/4), Laboratorium RS Untan sudah bisa melakukan pemeriksaan Swab Nasofaring.

“Kalau Laboratorium RS Untan ini sudah, maka kita tidak perlu lagi mengirimkan Sampel Swab ke Jakarta, dan waktu tunggu hasil pemeriksan Swab akan jauh lebih cepat. Dalam 1 hari kita sudah bisa mendapatkan hasil pemeriksaannya,” pungkasnya.(TS)

Editor: Asmuni 
Share:
Komentar

Berita Terkini