Warga Khawatir Kapal Asing Asal China Masuk Ke Pontianak

Editor: Redaksi
Kapal Asing dari Cina bertuliskan "Yang Yang 1530" yang masuk perairan Sungai Kapuas 
PONTIANAK, suaraborneo.id - Sebuah kapal Asing Asal China masuk ke perairan Sungai Kapuas, Jumat (28/1/2020) malam.

Kapal dengan nama lambung  “Yang Yang 1530” ini diduga berasal dari Guangzhou China dan membawa 4 (empat) anak buah kapal (ABK).

Kepala Kepolisian Resort Pontianak Kota Komisaris Besar Polisi Komarudin mengatakan, pihaknya masih mendalami dan pemeriksaan terhadap dokumen yang dibawa oleh kapal tersebut yang sudah bersandar di Sungai Kapuas sejak 28 Januari lalu itu.

Pihaknya juga memeriksa kesehatan para ABK yang dikhawatirkan membawa virus dari China yang sempat viral di media sosial dan membuat resah masyarakat, namun dari hasil pemeriksaan keempat ABK di nyatakan sehat.

“Memang betul adanya satu buah kapal yang masuk, kemudian sudah kami dalami setelah kami berkoordinasi dengan KSOP, Bea Cukai, Karantina dan pihak Imigrasi bahwa SOP itu sudah dilakukan, diawali dengan pemeriksaan Karantina dinyatakan bahwa kondisi kapal dan ABK kapal dalam kondisi sehat,” kata Kombes Pol Komarudin.

Kapolresta menambahkan, selain memeriksa dokumen pihaknya juga memeriksa ABK mengingat tujuan WNA tersebut masih belum diketahui. Dari pantauan sejumlah awak media di lapangan sejak sabtu (1/2) pagi, kapal asing asal China tersebut masih berlabuh di perairan Sungai Kapuas.

Kehadiran Kapal Asing Asal China tersebut membuat masyarakat Pontianak khawatir akan tertularnya Virus Corona yang dibawa oleh ABK tersebut. Pasalnya Virus Corona yang sedang mewabah di beberapa negara ini berasal dari Wuhan China sehingga pemerintah harus segera menangani serius hal ini.

“Sebenarnya khawatir juga, kita kan tahu juga informasi mengenai virus corona itu, kita sebagai warga Kota Pontianak cukup khawatir juga kalau misalnya disebar gitu, kita takut ni,” kata Syahrul salah satu warga pesisir Sungai Kapuas Pontianak.

Syahrul meminta agar pemerintah dan pihak terkait melakukan langkah-langkah antisipasi. Instansi terkait saat ini masih memeriksa kapal tersebut termasuk dokumen serta tes kesehatan, bahkan kapal dan empat ABK tersebut dilarang melakukan aktivitas saat masih dilakukannya pemeriksaan. (TS).
Share:
Komentar

Berita Terkini