Pangdam XII/Tpr : Tradisi Satuan untuk Mewujudkan Profesionalisme Organisasi

Editor: Redaksi
Tradisi penerimaan warga baru Kodam XII/Tpr 
KUBU RAYA, suaraborneo.id - Kodam XII/Tanjungpura menggelar tradisi penerimaan warga baru. Prosesi penerimaan warga baru dilaksanakan di pelataran monumen sejarah Makodam XII/Tpr. Tradisi penerimaan warga baru ini merupakan salah satu upaya dari Kodam XII/Tpr untuk menanamkan dan menumbuhkan rasa kebanggaan, memiliki dan mencintai satuan, Jumat (7/2/20).

Upacara tradisi dipimpin langsung oleh Pangdam XII/Tpr, Mayjen TNI Muhammad Nur Rahmad. Yang diikuti oleh warga baru Kodam XII/Tpr terdiri dari Perwira 49 orang dan Tamtama 356 orang. Tradisi dihadiri oleh Kasdam XII/Tpr, Brigjen TNI Alfret Denny D. Tuejeh beserta para pejabat utama Kodam XII/Tpr.

Sebelum acara tradisi penerimaan, warga baru Kodam XII/Tpr terlebih dahulu mengikuti kegiatan Long Mars dengan menempuh jarak kurang lebih 5 Km dengan titik start dari Tugu Alianyang menuju Makodam XII/Tpr.

Warga Baru Kodam XII/Tpr secara resmi diterima oleh Pangdam XII/Tpr. Ditandai dengan pemasangan Badge Tanjungpura serta penyiraman air bunga oleh Mayjen TNI Muhammad Nur Rahmad kepada perwakilan warga baru. Dilanjutkan dengan pembacaan Ikrar Prajurit Kodam XII/Tpr yang diikuti oleh seluruh anggota baru.

Pangdam XII/Tpr, Mayjen TNI Muhammad Nur Rahmad dalam amanatnya menyampaikan, tujuan dilaksanakan acara tradisi adalah untuk memelihara dan meningkatkan motivasi juang prajurit TNI AD dalam rangka menumbuhkembangkan patriotisme dan etos kerja, soliditas dan komitmen pengabdian prajurit kapan dan dimanapun berada dan bertugas.

"Oleh karena itu, saya sangat memandang perlu kegiatan Tradisi Penerimaan Warga Baru Kodam XII/Tpr untuk dilaksanakan kembali guna meningkatkan militansi personel Kodam XII/Tpr melalui pengoptimalan Bintal Fungsi Komando, peningkatan peran sejarah Kodam XII/Tpr dan peningkatan kedisiplinan personel Kodam XII/Tpr dalam rangka mewujudkan profesionalisme organisasi TNI AD," jelas Pangdam XII/Tpr.

Mayjen TNI Muhammad Nur Rahmad dalam kesempatan tersebut menekankan kepada warga baru untuk memahami dan mampu mengamalkan Moto dari Kodam XII/Tpr yaitu, “Carathana Jita Vina” yang berarti “Sekali Melangkah Pantang Menyerah”. 

Adapun nilai-nilai yang terkandung dalam Moto tersebut yaitu: Pertama, tidak boleh salah. Kedua, keputusan harus cepat, tepat dan benar. Ketiga, berhasil dalam setiap pelaksanaan tugas apapun. Keempat, tidak mengenal lelah dan pantang gagal. Kelima, semangat yang membara dan tekad membaja. Keenam, selalu ada inisiatif dan solusi.
Ketujuh, berbuat yang terbaik demi Satuan, Bangsa dan Negara. 

Kepada para prajurit yang baru masuk Kodam XII/Tpr, Pangdam XII/Tpr, Mayjen TNI Muhammad Nur Rahmad menegaskan, agar segera menyesuaikan diri, mengenali dan memahami tugas dan tanggung jawab masing-masing sesuai jabatan yang nantinya akan diemban. 

"Hindari segala bentuk pelanggaran, baik pelanggaran disiplin maupun pidana yang dapat merusak nama baik diri, keluarga dan citra Kodam XII/Tpr. Kerahkan semua kemampuan yang kalian miliki untuk berbuat yang terbaik, karena kalian semua adalah generasi penerus TNI AD yang sangat dibanggakan oleh Kodam XII/Tpr untuk mengawal keutuhan NKRI," tegasnya.

Selanjutnya berharap, kepada warga baru untuk menjadi prajurit yang mempunyai sikap dan perilaku sebagai Prajurit Sapta Marga dan Sumpah Prajurit yang berpengetahuan dan memiliki keterampilan dasar keprajuritan yang baik. Dengan harapan, agar kedepan Kodam XII/Tpr menjadi organisasi yang profesional, efektif, efisien, militan, modern, mencintai dan dicintai rakyat.

"Jaga kemanunggalan TNI-Rakyat dengan menghormati adat istiadat setempat dan kearifan lokal serta sendi-sendi kehidupan di lingkungan satuan tempat kalian bertugas," pungkas Pangdam XII/Tpr. (Pendam XII/Tpr/TS).
Share:
Komentar

Berita Terkini