Peresmian Simbolis Balai Pertemuan Umum Desa Maboh Permai

Editor: Redaksi
Peresmian Simbolis Balai pertemuan umum program PSKBS Kementerian Sosial RI di desa Maboh Permai Belitang 
SEKADAU, suaraborneo.id - Kabupaten Sekadau adalah salah satu kabupaten yang mendapat bantuan program keserasian nasional Direktorat Perlindungan Sosial korban bencana sosial (PSKBS) Kementerian Sosial RI berupa Balai Pertemuan Umum tepatnya terletak di kecamatan Belitang. 

Di Kalimantan Barat (Kalbar) ada 9 (sembilan) total forum yang mendapatkan bantuan dari PSKBS Kementerian Sosial RI yang bersumber dari dana APBN dengan total dana sebesar 1,350,000,000.00. 

Untuk kabupaten Sekadau, bantuan tersebut melalui Dinas Sosial Perlindungan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) kabupaten Sekadau kepada Forum Keserasian Sosial Lanau Alom Desa Maboh Permai Kecamatan Belitang berupa pembangunan gedung Balai Pertemuan Umum (BPU). 

Bantuan berupa Balai Pertemuan Umum ini juga tidak terlepas dari pengajuan berupa profosal Dinsos PPPA Kabupaten Sekadau tahun 2018 yang ditujukan kepada Kementerian Sosial RI. 
Senin 30 Desember 2019 Balai pertemuan umum tersebut diresmikan secara simbolis oleh perwakilan Camat Belitang, Jaluk di dampingi Kades Maboh Permai Sebastian, dihadiri Forkopimcam, perangkat desa Maboh Permai dan Undangan. 

Kepala Dinas Sosial PPPA Kabupaten Sekadau, H. Suhardi mengucapkan terima kasih kepada kementrian Sosial RI atas bantuan keserasian sosial yang terletak d kecamatan Belitang, desa Maboh Permai. 

"Dengan harapan tahun 2020 bisa memberikan bantuan kembali untuk berberapa kecamatan yang belum mendapat bantuan," kata Suhardi yang juga bakal calon bupati Kapuas Hulu pada Pilkada serentak 2020 mendatang. 

Kepala desa Maboh Permai, Sebastian dihubungi melalui telepon selulernya mengucapkan terimakasih kepada Kementerian Sosial RI dan pemerintah kabupaten Sekadau atas bantuan berupa Balai Pertemuan Umum tersebut melalui Dinsos PPPA kabupaten Sekadau di desanya. 

"Karna dengan adanya bantuan ini berupa Balai Pertemuan Umum, dibentuk pula forum keserasian masyarakat karna di forum ini semua etnis, suku maupun agama bergabung menjadi satu," ujarnya. 

Sebastian mengatakan, Balai Pertemuan Umum tersebut nantinya akan difungsikan melalui lembag adat setempat. 

Penulis: Tim liputan 
Editor: Asmuni 
Share:
Komentar

Berita Terkini