Paham Liberal Ancam Jiwa Bangsa

Editor: Redaksi
KUBU RAYA, suaraborneo.id – Mahasiswa merupakan generasi penerus yang diandalkan untuk mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Terlebih saat ini ancaman kepada bangsa dan negara datang dalam tidak saja berbentuk fisik tapi juga nonfisik. Tujuannya untuk menguasai pikiran, mental, dan jiwa warga negara Indonesia. 

“Bisa dilihat secara kultural bahwa bangsa Indonesia hari ini terlalu banyak mengikuti cara pikir liberal yang tidak sesuai dengan akar budaya nusantara. Mayoritas kalangan muda tidak lagi mengetahui sejarah bangsa dan jauh dari persepektif Pancasila dan konstitusi,” ujar Asisten Pembangunan, 

Ekonomi dan Kesra Sekretariat Daerah Kabupaten Kubu Raya Lugito saat mewakili Bupati Kubu Raya membuka Acara Pengenalan Kehidupan Kampus Bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Universitas Nadhatul Ulama Kalimantan Barat, Senin (23/9). 

Lugito menyatakan pemahaman akan konsep dan praktik bela negara sangat diperlukan. Namun disesuaikan dengan konteks bela negara masa kini. Ia menuturkan, kunci keberhasilan yang harus dimiliki mahasiswa ada lima. Pertama spirit, yakni semangat melakukan kewajiban berorganisasi. Kedua profesional, yaitu melakukan tugas sesuai fungsinya. Ketiga integritas, mampu memegang amanah. Keempat responsif, tanggap dalam segala persoalan. Kelima inovatif, harus mampu mencari terobosan yang baru dan terampil.

“Mari kita buktikan bahwa kita semua mampu melaksanakan tugas dengan jujur dan tulus serta mengambil keputusan yang cerdas dan arif. Semuanya demi kemajuan dan kesejahteraan negara dan khususnya daerah kita,” pesannya.

Penulis: Rio/humas
Editor: Asmuni 
Share:
Komentar

Berita Terkini