Sekadau Kalbar, Suaraborneo.id – Pemerintah Kabupaten Sekadau melalui Dinas Perdagangan, Perindustrian dan Ketenagakerjaan bekerja sama dengan Perum Bulog Kantor Cabang Sanggau menggelar Operasi Pasar Murah di Halaman Pasar Lawangkuwari, Jalan Panglima Naga, Desa Mungguk, Kecamatan Sekadau Hilir, Rabu (9/9/2026).
Operasi Pasar Murah di Halaman Pasar Lawangkuwari. (Foto:ist)
Kegiatan tersebut dihadiri Ketua TP PKK Provinsi Kalimantan Barat, Ny. Dr. Hj. Erlina Ria Norsan, Ketua TP PKK Kabupaten Sekadau, Ny. Magdalena Susilawati Aron, Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Sekadau Novita, Kepala Dinas DKP3 Kabupaten Sekadau Drs. Sandae, Kepala Gudang Bulog Sanggau Fathurahman serta Kabag SDM Polres Sekadau AKP Iyep Saepuloh.
Sebanyak 500 paket sembako disiapkan dalam operasi pasar tersebut. Masyarakat dapat membeli paket dengan harga Rp90 ribu, lebih rendah dari harga normal sebesar Rp120 ribu.
Setiap paket berisi beras Beras Kita Premium ukuran 5 kilogram, gula Vit 1 kilogram dan minyak goreng Jujur 1 liter.
Ketua TP PKK Provinsi Kalimantan Barat, Ny. Dr. Hj. Erlina Ria Norsan, menyampaikan bahwa Operasi Pasar Murah merupakan bagian dari program kerja TP PKK sekaligus upaya pemerintah membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.
Harga paket tersebut dapat ditekan karena adanya subsidi pemerintah sebesar Rp30 ribu untuk setiap paket.
“Operasi Pasar Murah ini merupakan bagian dari program kerja TP PKK serta upaya pemerintah membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau,” ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut juga diberikan empat paket sembako secara gratis kepada masyarakat lanjut usia.
Erlina menyampaikan, melalui program Gema Bangun Desa yang dijalankan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat, kegiatan Operasi Pasar Murah direncanakan kembali dilaksanakan di daerah.
"Kegiatan ini diharapkan dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok, terutama dalam menyambut hari besar keagamaan. Selain itu, pasar murah menjadi salah satu upaya dalam menjaga stabilitas harga bahan pokok dan mendukung pengendalian inflasi," pungkasnya. (Tim)