![]() |
| Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Barat, Doni Septadijaya. (Foto:istimewa) |
Salah satunya permudah transportasi sungai. Naik transportasi air sampan dari Waterfront Pontianak menuju Bardan-Siantan kini bisa bayar pakai Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS).
Pembayaran nontunai bertajuk 'QRIS SAMPAN Bardan-Siantan' ini diterapkan setelah para pelaku usaha sampan difasilitasi QRIS melalui kerja sama dengan Bank Pembangunan Daerah dan Bank Indonesia (BI) Kalimantan Barat sebagai upaya dalam memperluas penggunaan transaksi digital.
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Barat, Doni Septadijaya, menyatakan penerapan QRIS membuat penumpang cukup membayar langsung sesuai tarif yang ditetapkan tanpa perlu menyiapkan uang tunai atau menerima kembalian.
“Semua pengemudi sampannya sudah kita fasilitasi menggunakan QRIS barcode. Jadi, tinggal QRIS, tinggal bayar, sesuai dengan tarif biasa, gak perlu pakai kembalian lagi,” kata Doni, Selasa (18/8).
Selain bagi pelaku usaha transportasi di Kalbar, perluasan QRIS juga mendorong transaksi pembayaran antarnegara melalui QRIS Cross-Border. Hal ini melihat tingginya mobilitas masyarakat dari negara tetangga yang datang berkunjung ke Kalimantan Barat.
“Kita mau dorong transaksi QRIS Cross-Border nya semakin besar. Kalau kita lihat beberapa bulan terakhir, banyak masyarakat dari tetangga sebelah yang bermobilisasi di Kalimantan Barat. Itu yang kita pengin garap supaya mereka menggunakan QRIS ini secara maksimal,” jelasnya.
Saat ini, QRIS sudah bisa))digunakan di berbagai negara, yakni Malaysia, Singapura, Thailand, Korea Selatan, dan Jepang. BI juga berencana untuk memperluas penggunaan QRIS ke India dan Arab Saudi.(*/r)
