![]() |
| Wakil Bupati Sintang Florensius Ronny membuka pelaksanaan Camp Remaja dan Pemuda-Pemudi ke-29 Gereja Misi Injili Indonesia (GMII) Majelis Wilayah I Sintang Tahun 2026. (tim) |
Dalam sambutannya, Florensius Ronny mengajak para peserta untuk menyadari jati diri dalam menjalani setiap aktivitas kehidupan. Menurutnya, pemahaman terhadap diri sendiri akan membentuk pribadi yang bertanggung jawab dan mampu menghadapi berbagai tantangan.
“Saya percaya bahwa remaja dan pemuda-pemudi yang mengikuti camp ini ke depan akan menjadi pribadi yang baik dan sukses. Kalau kita tahu siapa diri kita, maka kita akan menjadi pribadi yang bertanggung jawab, sehingga mampu menghadapi berbagai persoalan,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya kesiapan generasi muda dalam menghadapi persaingan dan perubahan zaman. Remaja dan pemuda dituntut untuk mampu beradaptasi dengan perkembangan global tanpa kehilangan jati diri.
“Dunia terus bergerak dan berubah. Kita boleh mengikuti tren, tetapi jangan sampai melupakan adat istiadat, budaya, tata krama, dan sopan santun,” pesannya.
Florensius Ronny menambahkan bahwa usia remaja merupakan fase yang penuh tantangan, terutama dalam menghadapi pengaruh teknologi dan media sosial. Oleh karena itu, generasi muda diharapkan mampu menyaring setiap perkembangan yang ada.
“Teknologi dan media sosial harus kita ikuti, namun jangan sampai kita terbawa arus,” tegasnya.
Menutup sambutannya, ia mengapresiasi panitia penyelenggara yang telah menginisiasi kegiatan positif tersebut. Ia berharap camp ini menjadi momen berharga bagi para peserta dalam meraih cita-cita dan mempersiapkan diri sebagai generasi penerus bangsa dan gereja.
“Kegiatan seperti ini pasti menjadi momen bersejarah. Pemuda-pemudi ini adalah penerus bangsa dan gereja, kelak merekalah yang akan menjadi pemimpin kita,” pungkasnya. (tim)
