![]() |
| Peninjauan situasi pengamanan malam hari raya Idulfitri 1447 H di Pos Pengamanan (Pospam) Masjid Mujahidin, Pontianak, pada Jumat malam. (Foto:humas) |
Dalam sesi doorstop di hadapan Awak Media yang didampingi Forkopimda dan Direktur Pertamina, ditekankan pentingnya ketertiban Masyarakat di jalan raya guna menjamin kelancaran distribusi logistik vital, terutama Bahan Bakar Minyak (BBM).
Ia mengingatkan bahwa kecerobohan di jalan raya dapat berdampak luas bagi kepentingan Publik.
"Kami mengimbau kepada semua masyarakat Kalimantan Barat agar tertib dalam berlalu lintas. Jangan sampai suplai BBM terkendala karena ada kemacetan yang disebabkan oleh kecelakaan lalu lintas sehingga menghambat distribusi," ujar Pipit.
Terkait ketersediaan energi selama masa mudik dan lebaran, Kapolda mengungkapkan bahwa koordinasi dengan pihak terkait telah dilakukan secara intensif. Menurutnya, langkah antisipatif telah diambil untuk memastikan masyarakat tidak kesulitan mendapatkan bahan bakar.
"Dari pihak Pertamina juga sudah menambah pasokan BBM dan membuka SPBU selama 24 jam," tambahnya.
Guna memastikan kebijakan tersebut berjalan aman di lapangan, Polda Kalbar telah menyiagakan personel di titik-titik strategis, termasuk area pengisian bahan bakar dan jalur-jalur rawan kemacetan di seluruh wilayah Kalimantan Barat.
"Polda Kalbar telah menurunkan personel untuk mengamankan SPBU dan lalu lintas untuk menjaga situasi tetap kondusif," tegas Pipit.
Menutup keterangannya, disampaikan ucapan selamat merayakan hari kemenangan bagi seluruh umat Muslim yang merayakan.
"Kami dari jajaran Kepolisian mengucapkan Selamat Idulfitri 1447 H, mohon maaf lahir dan batin," pungkasnya.
Sementara itu Gubernur Ria Norsan menyampaikan apresiasi atas sinergi dan dedikasi personel Polri, TNI, serta instansi terkait yang tetap siaga memberikan pelayanan kepada masyarakat.
“Mudah-mudahan kebersamaan kita ini membuahkan hasil maksimal dalam menjaga keamanan. Atas nama Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat, kami mengucapkan Minal Aidin Wal Faizin, mohon maaf lahir dan batin. Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H, semoga kita semua mendapatkan rahmat dari Allah SWT,” ujar Ria Norsan.
Selain meninjau kesiapan personel, Gubernur juga mengingatkan para pemudik agar mengutamakan keselamatan selama perjalanan. Masyarakat diimbau tidak memaksakan diri dan memanfaatkan pos pelayanan yang telah disediakan apabila merasa lelah atau mengantuk.
Berdasarkan hasil pemantauan, seluruh pos pengamanan telah beroperasi sesuai standar operasional dalam rangka mengawal perayaan Idul Fitri tahun ini.
Di sisi lain, Gubernur turut menyoroti antrean Bahan Bakar Minyak (BBM) yang terjadi di sejumlah wilayah. Melalui pertemuan virtual bersama Forkopimda kabupaten/kota se-Kalimantan Barat, ia mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak melakukan panic buying.
“Antrean BBM terpantau terjadi di Pontianak, Kubu Raya, Mempawah, Singkawang, Bengkayang, dan Sambas. Namun untuk wilayah hulu, kondisi relatif lancar tanpa antrean. Kami telah melakukan langkah antisipasi,” jelasnya.
Situasi di sekitar Masjid Mujahidin dan titik-titik utama Kota Pontianak terpantau ramai lancar dengan penjagaan ketat dari aparat gabungan TNI-Polri dan instansi terkait.(*/r)
