![]() |
| Camat Jelimpo Sondang bersama tim siap menanam bibit buah di pekarangan |
LANDAK, suaraborneo.id – Camat Jelimpo, Sondang, terus menggenjot realisasi program 100 hari kerja di Kecamatan Jelimpo. Selanjutnya akan fokus pada pendataan lahan sawah dan kebun sawit milik warga untuk peningkatan kualitas melalui pemupukan, pemerintah kecamatan juga memperkuat sektor lingkungan dan ekonomi masyarakat lewat program penghijauan.
Pada Kamis (10/02/2026), Sondang memaparkan progres signifikan program penghijauan. Hingga saat ini, lima desa telah menerima bantuan bibit untuk penghijauan pekarangan rumah serta pembangunan kawasan tembawang (hutan buah tradisional Dayak).
Kelima desa tersebut yakni Desa Jelimpo, Kayu Ara, Mandor Kiru, Pawis Hilir, dan Angan Tembawang. Total sebanyak 20.000 batang bibit disiapkan guna memperkuat ketahanan lingkungan sekaligus meningkatkan ekonomi masyarakat.
Sondang menjelaskan, bibit yang dibagikan terdiri dari dua kategori utama. Pertama, bibit unggul untuk pekarangan rumah warga yang meliputi 12 jenis buah, seperti mangga, jambu air, sirsak, belimbing, hingga rambutan. Kedua, bibit lokal khusus untuk kawasan tembawang, yaitu durian, langsat, dan cempedak.
Ia menambahkan, pada Oktober mendatang akan didistribusikan tambahan tanaman lokal lainnya seperti manggis, gandaria, serta berbagai tanaman hutan khas Kalimantan.
Antusiasme masyarakat terhadap program ini melebihi perkiraan awal. Jika semula setiap desa hanya diproyeksikan mengelola 1 hektar lahan, kini luasannya meningkat signifikan. Desa Jelimpo telah menyediakan 12 hektar dengan rencana pengembangan hingga 27 hektar, Desa Pawis Hilir menyiapkan 20 hektar, dan Desa Mandor Kiru lebih dari 10 hektar. Dari total 13 desa di Kecamatan Jelimpo, kini hanya tersisa tiga desa yang masih mencari lokasi yang tepat untuk kawasan tembawang.
Salah satu inovasi menarik adalah pembangunan tembawang dalam kota di Desa Jelimpo seluas 3 hektar yang memanfaatkan lahan milik Pastoran. Pihak Pastoran menyambut baik program tersebut demi menciptakan kawasan yang lebih asri.
“Dalam minggu ini di lahan Pastoran akan ditanam 240 batang durian, 60 batang langsat, dan 50 batang cempedak,” ujar Sondang.
Melalui kerja sama ini, pemerintah kecamatan berharap tidak hanya menciptakan lingkungan hijau, tetapi juga melestarikan tanaman buah lokal Kalimantan sekaligus meningkatkan nilai estetika wilayah Kecamatan Jelimpo ke depan. (Anton)

