-->

Nama Pejuang Dayak Diusulkan menjadi Nama Pangkalan Komando Daerah Maritim di Pontianak

Editor: Redaksi
Sebarkan:

Penempatan Papan Prasasti Pangsuma, di Dusun Nek Bindang, Kecamatan Meliau, Kabupaten Sanggau, Kamis 1 Desember 2022. Foto:ist
Sanggau Kalbar, suaraborneo.id - Wakil Bupati Sanggau, Yohanes Ontot didampingi Danlantamal XII Pontianak, Laksamana Pertama TNI Suharto, diwakili oleh Wakil Komandan Lantamal XII Pontianak, Kolonel Marinir Budiarso, melakukan penempatan Papan Prasasti Pangsuma, di Dusun Nek Bindang, Kecamatan Meliau, Kabupaten Sanggau, Kamis 1 Desember 2022. 

Penempatan papan prasasti Pangsuma ini dilakukan karena Pangkalan utama TNI AL (Lantamal) diusulkan berubah nama menjadi Komando Daerah Maritim (Kodamar) akan dibangun di Pontianak, Kalbar. Pangsuma, pejuang kemerdekaan asal Meliau, Kabupaten Sanggau pun diusulkan untuk dijadikan nama Kodamar tersebut.

Dipilihnya nama pejuang kemerdekaan dari suku Dayak itu terungkap saat acara penempatan Papan Prasasti situs perjuangan Pangsuma dan napak tilas di Suak 13, Dusun Nek Bindang, Kecamatan Meliau.

"Kegiatan ini adalah penandaan situs perjuangan Pangsuma dengan rencana besar validasi organisasi TNI Angkatan Laut menggunakan nama Pangsuma menjadi Kodamar (komando daerah maritim," kata Yohanes Ontot, Wakil Bupati Sanggau dalam sambutannya. 

Wakil Bupati menyebut, Pangsuma merupakan anak ketiga dari enam bersaudara. Pangsuma memiliki nama asli Bendera bin Dulung, namun ada pula yang menyebutnya Menera. 

"Sosok Pangsuma mampu melawan penjajahan Jepang yang sudah menggunakan kapal modern pada saat itu. Dengan senjata seadanya, mampu mempertahankan harga diri negara, mampu melawan angkatan laut Jepang," ungkapnya. 

"Ini yang menjadikan salah satu alasan TNI AL menggunakan nama Pangsuma sebagai salah satu nama pahlawan lokal Kalbar menjadi lantamal yang nanti akan menjadi kodamar," tutup Yohanes Ontot. 

Sementara itu, Wakil Komandan Lantamal XII Pontianak, Kolonel Marinir Budiarso mengatakan, sesuai petunjuk pimpinan TNI AL dalam rangka validasi organisasi di tubuh TNI AL, kegiatan ini guna mencari nama sosok pahlawan laut yang ada di wilayah Kalbar. 

"Dari berbagai sumber terpercaya, kita sudah mendapat nama Pangsuma. Kita sudah buktikan melalui napak tilas ini bahwa tempat-tempat perjuangan Pangsuma memang benar-benar ada. Dan Insya Allah nama Pangsuma kita usulkan menjadi nama Kodamar IV Pangsuma," ujarnya. 

"Ini sesuai sesuai dengan apa yang kita inginkan bersama agar nama kodamar di Kalbar mengambil dari nama pahlawan laut, pahlawan yang berjuang di laut dari Kalbar," tambahnya. 

"Pangsuma merupakan sosok yang tempat dan perjuangannya melawan penjajah bisa dibuktikan dan kita sudah melaksanakan napak tilas. Dari berbagai informasi dan sumber yang kita wawancara, Pangsuma bisa kita jadikan pahlawan laut," timpalnya. 

Budiarso menerangkan, bagi masyarakat Dayak penerus perjuangan Pangsuma, khususnya generasi muda pembela NKRI, silakan bergabung dengan mendaftarkan diri di TNI AL dalam hal ini Lantamal XII Pontianak.

"Akan menjadi prioritas utama dari daerah-daerah yang nantinya akan ditugaskan di kesatuan masing-masing daerahnya," tutupnya. (Bry)

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini