Mardani H Maming Lantik Pengurus BPD HIPMI Kalbar

Sebarkan:

Foto: Ketum BPP HIPMI, Mardani H Maming melantik pengurus BPD HIPMI Kalbar masa bakti 2021-2024, Sabtu (05/03/2022)
PONTIANAK, Suaraborneo.id – Ketua Umum Badan Pengurus Pusat (BPP) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Mardani H Maming, melantik pengurus Badan Pengurus Daerah (BPD) HIPMI provinsi Kalimantan Barat masa bakti 2021 - 2024, di sebuah Hotel di Jalan Ahmad Yani Pontianak, Sabtu (5/03/2022) sore kemarin. 

Sebelum pelantikan ini BPD HIPMI Kalimantan Barat juga mengelar Diklatda selama satu hari penuh sebagai kewajiban sebagaimana amanat dalam AD/ART HIPMI yang diikuti peserta baik langsung maupun Virtual.

Ketua Umum BPP HIPMI, Mardani H Maming meminta kepada pengurus yang dilantik dibawah kepemimpinan Gulam Mohammad Sharon agar dapat berperan aktif bersama pemerintah membangun perekonomian dan melahirkan entrepreneur muda termasuk dalam pemulihan perekonomian akibat pandemi Covid-19.

Ia juga berpesan kepada semua pengurus HIPMI Kalbar untuk bisa mengandeng semua pihak, berkolaborasi dalam mencetak pengusaha muda di Kalbar, terlebih menghadapi pemindahan Ibukota Negara (IKN) di pulau Kalimantan.

“Pesan saya agar pengurus HIPMI Kalbar dapat berkolaborasi bersama pak Gubernur. Tidak ada pengusaha yang hebat kalau tak bergandengan tangan dengan pemerintah,” ujarnya.

Mardani memastikan DPP HIPMI akan mendukung penuh kemudahan dalam berusaha bagi pengurus HIPMI Kalbar yang menjadi kebijakan pemerintah pusat. Ia berharap kepengurusan ini bisa lebih baik dari sebelumnya dan jangan ada lagi perbedaan dalam kepengurusan karena di HIPMI bertanding untuk bersanding.

“Satu pesan saya, jangan ada lagi perbedaan dan kubu-kubu. Karena di HIPMI itu bertanding untuk bersanding,” pesannya.

Sementara itu, Ketua Umum BPD HIPMI Kalimantan Barat, Gulam Mohammad Sharon, mengatakan, pihaknya akan fokus pada pengembangan usaha mikro kecil menengah (UMKM) di Kalbar. Hal itu selaras dengan tema Diklatda dan pelantikan yakni “Kalbar siap, ekonomi pulih di era disrupsi digital”.

Adapun upaya untuk mendorong pengembangan UMKM tersebut mulai dari peningkatan skill up bisnis maupun membantu pelaku UMKM dalam mendapatkan pendanaan yang murah, termasuk dalam membantu digital marketing.

Putra asal Sintang ini menilai, Kalbar memiliki banyak potensi yang bisa digali terlebih berbatasan langsung dengan Malaysia, sehingga melalui HIPMI bisa mengambil peluang pasar luar negeri minimal di negera tetangga.

“Untuk dari segi relasi kita (HIPMI) juga sudah pernah menjalin hubungan dengan Malaysia dan Brunei, akan tetapi karena pandemi Covid-19 dan perbatasan (PLBN) tutup,” tuturnya.

Ia menyebut, saat ini para pengusaha di Kalbar sudah ada beberapa yang menjalankan industri berorientasi ekspor melalui Negara Malaysia seperti sarang burung walet, kratom dan komoditas lokal lainnya.

Hadir dalam pelantikan ini, Gubernur Kalimantan Barat, Sutarmidji, Forkopimda Kalbar, Walikota Pontianak, perwakilan perusahaan, para Ketua BPC dan ratusan undangan lainnya. (TN). 

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini