Bupati Sis Laksanakan 6 Agenda Kegiatan dalam 1 Hari

Sebarkan:

Bupati Kapuas Hulu, Fransiskus Diaan (kanan) 
Bupati Kapuas Hulu, Fransiskus Diaan melakukan 6 agenda kegiatan dalam satu hari di desa Batu Lintang Sungai Utik, kecamatan Embaloh Hulu. Rabu, 19 Januari 2020. Adapun 6 kegiatan tersebut yakni, peresmian Rumah Budaya Tirta Gelong Meligai Sungai Utik, peletakan batu pertama pembangunan gereja Santo Yusuf Sungai Utik, peresmian Rumah Produksi Mawang Sungai Utik, pelantikan kelompok Sadar Wisata Keling Menua Sungai Utik dan peluncuran perencanaan Wilayah Adat Menua Sungai Utik. 

Dalam peletakan batu pertama pembangunan gereja St. Yusuf Sungai Utik turut di hadiri Uskup Agung Pontianak Mgr. Agustinus Agus dan Dirjen Kebudayaan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Republik Indonesia, Hilmar Farid,  untuk meresmikan rumah budaya Sungai Utik.

Hilmar Farid mengatakan, rumah Betang Sungai Utik dan rumah kebudayaannya yang baru dibangun punya ruh semangat masyarakat adat. 

"Saya sudah banyak berkunjung ke daerah-daerah. Tapi begitu sampai disini ada ruh semangat kebudayaan yang kuat dari masyarakat Dayak Iban di sini, ini adalah hal yang penting," ungkap Hilmar.

Farid meminta jangan sampai bangunan budaya di Sungai Utik terbengkalai. Ini adalah hasil dari perjuangan yang panjang. 

"Modernisasi ada batas, kebudayaan harus selalu dipelihara," tutup Hilmar. 

Sementara itu Bupati Kapuas Hulu, Fransiskus Diaan mengatakan proses pembangunan rumah budaya Sungai Utik sangat besar nuansa tradisi dan semangat gotong-royong masyarakat. Melihat video ini pembangunan yang dipaparkan panitia, semua bisa tahu bagaimana perjuangan leluhur membangun rumah betang.

"Sungai Utik punya karisma tinggi. Wisatawan luar negeri dan bahkan artis juga mengunjungi rumah betang Sungai Utik, semoga rumah budaya ini menambah daya tarik itu," ucapnya.

Pada kesempatan yang sama setelah dilakukan peletakan batu pertama untuk pembangunan gereja inkulturasi St. Yusuf Sungai Utik, Bupati Kapuas Hulu yang akrab disapa Sis ini mengajak masyarakat agar menyukseskan pembangunan gereja tersebut dengan rasa semangat dan kebersamaan

“Sehingga pada saat pembangunan gereja selesai, dapat dipergunakan dengan sebaik-baiknya.” pesannya 

Pada saat peresmian rumah produksi Buah Mawang, pelantikan kelompok Sadar Wisata Keling Menua Sungai Utik dan peluncuran perencanaan Wilayah Adat Menua Sungai Utik, Bupati Sis berpesan agar produksi pengolahan buah mawang dapat menjadi tempat memproduksi produk – produk lokal.

"Semoga pembuatan produksi pengolahan buah mawang ini bisa menjadi tempat untuk pemproduksi produk-produk lokal, yang di mana bertujuan untuk peningkatan ekonomi masyarakat," pungkasnya. (hms/fd).

Editor : Asmuni

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini