Martinus Sudarno Minta Pemkab Sekadau Siapkan Posko Banjir dan Dapur Umum

Sebarkan:

Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Barat Dapil Kalbar 6 Sanggau-Sekadau dari Fraksi PDI Perjuangan, Martinus Sudarno 

Sekadau Kalbar
, Suaraborneo.id - Kabupaten Sekadau dilanda bencana banjir sudah lebih dari dua pekan. Beberapa rumah warga di bantaran sungai kapuas dan sungai sekadau terdampak banjir. Bahkan sudah ada warga yang mengungsi karna rumahnya terdampak banjir.

Menanggapi hal tersebut, Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Barat Dapil Kalbar 6 Sanggau-Sekadau dari Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Martinus Sudarno mengatakan ada sedikit keterlambatan dari pemerintah daerah Kabupaten Sekadau untuk mengantisipasi banjir tersebut.

"Walaupun saya sudah dengar pemerintah daerah memang sudah mendirikan Posko dan punya data terkait rumah warga yang terdampak banjir. Tapi saya lihat penanganan banjir ini boleh dikatakan agak terlambat karena banjir ini sudah berlangsung selama dua pekan," ujarnya

"Kenapa jauh hari sebelumnya tidak dilakukan antisipasi," timpalnya

Oleh karena itu kata dia, kedepan sebelum keadaan meluas mestinya pemerintah daerah sudah menyiapkan segala sarana dan prasarana untuk penanganan banjir.

Terutama kata dia, bagi daerah yang terdampak mestinya susah disiapkan Posko pengungsian dan bantuan logistik.

"Saya dengar bantuan juga minim. Dalam hal ini pemerintah Kabupaten Sekadau perlu ada koordinasi yang baik dengan Pemerintah Provinsi, nanti kita juga akan sampaikan kepada Kementerian Sosial," katanya

"Sekadau ini kenapa mendapat perhatian secara Nasional, karna kemarin ada korban yang meninggal karna banjir. Sehingga Ibu Menteri Sosial agendakan untuk datang ke Sekadau," tambahnya

"Bukan hanya rumah warga yang banjir, tetapi ladang atau sawah yang ada di bantaran sungai juga pasti akan gagal panen karna banjir. Bagaimana perhatian pemerintah kepada para petani yang gagal panen tersebut," timpalnyanya lagi

Menurutnya, ini juga perlu di antisipasi, perlu ada dana cadangan untuk membantu masyarakat yang gagal panen.

Martinus Sudarno juga minta kepada pemerintah daerah untuk menyiapkan Posko dan dapur umum bagi masyarakat yang terdampak banjir.

"Bukan hanya di kabupaten saja yang ada Posko dan dapur umum tapi juga di kecamatan banyak masyarakat yang terdampak banjir," pungkasnya.

Menanggapi apa yang disampaikan Martinus Sudarno diatas, Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sekadau, Matius Jhon mengatakan, Posko banjir sudah ada.

"Warga kita itu tidak mau diungsikan di suatu tempat, pertimbangannya, mereka harus mengontrol rumah mereka yang ditinggalkan,"  ujarnya

"Oleh karena itu, kami membuat semacam  canel informasi kepada Kepala Desa apabila ada warga yang memerlukan emergency untuk di selamatkan kita akan datang, ada yang sakit minta jemput, kita jemput, ada yang kekurangan bahan pokok kita usahakan," timpalnya.

"Terkait keterlambatan penanganan, kami terus terang memang agak terlambat. Terkait Posko, kita sudah ada Posko bahkan operasi 24 jam," jelasnya lagi

Terkait dapur umum kata dia, selain tenaga yang harus disiapkan, bahan bakunya juga harus disiapkan dan harus kerjasama lintas sektoral. (tim)

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini