Sekda Sintang Siap Divaksin Perdana

Editor: Admin/gon author photo


SINTANG, suaraborneo.id - Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang Dra. Yosepha Hasnah, M. Si mengikuti coffee morning bersama Bupati Sintang dr. H. Jarot Winarno, M. Med. PH pada Senin, 1 Februari 2021 di Command Center. Coffee morning diawal bulan Februari 2021 tersebut membahas banyak hal, dan salah satunya adalah kesiapan Kabupaten Sintang melaksanakan vaksinasi covid-19 perdana. 


Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang, Yosepha Hasnah merupakan salah satu pejabat yang akan menerima vaksin perdana di Pendopo Bupati Sintang pada Selasa, 2 Februari 2021 bersamaan dengan anggota Forkopimda lainnya. Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang menegaskan, bahwa secara fisik dan mental siap untuk di vaksin perdana di Kabupaten Sintang.  


“Secara fisik dan mental siap untuk di vaksin perdana besok. Malah saya sangat bersyukur bisa menerima vaksin perdana” ungkapnya. 


“Saya mengharapkan dan mendukung agar dilakukan vaksin juga  untuk seluruh tenaga kesehatan di Kabupaten Sintang. Dan saya mendukung pelaksanaan vaksin tersebut bisa terlaksana dengan lancar dan semua tenaga kesehatan kemudian dapat menjadi contoh untuk seluruh masyarakat untuk mau menerima vaksin. Saya ingin mengatakan bahwa divaksin, siapa takut,” ujar Yosepha Hasnah


Jadi kata dia, untuk seluruh masyarakat Kabupaten Sintang kalau ke depannya ada kesempatan untuk mendapatkan vaksin covid-19, jangan takut ya. "Yakinlah bahwa dengan mendapatkan vaksin-19 maka kita mempunyai antibodi sehingga tidak gampang terpapar oleh virus covid-19,” pesan Yosepha Hasnah. 


Kepala Dinas Kesehaan Kabupaten Sintang, dr. Harysinto Linoh menyampaikan bahwa seluruh penerima vaksin covid-19 wajib diperiksa kesehatannya. “saya mau berpesan agar pola makan dijaga sebelum menerima vaksin, jangan marah-marah supaya saat cek kesehatannya, tensinya bagus dan lainnya sehingga layak diberikan vaksin,” terang dr. Harysinto Linoh


“Usai menerima vaksin, wajib berada di lokasi dulu selama minimal 30 menit. Tim dokter akan mengawasi setiap orang yang menerima vaksin. Nanti akan ada tim dokter yang siap menerima konsultasi jika ada reaksi setelah menerima vaksin. Biasanya hanya ngantuk setelah menerima vaksin,” tambah Harysinto Linoh. (hms)

Share:
Komentar

Berita Terkini