4 OTG yang Isolasi Mandiri di Pindahkan ke RSUD Ade M Djoen

Sebarkan:
Jarot Winarno 
SINTANG, suaraborneo.id - Bupati Sintang Jarot Winarno mengumumkan perkembangan Covid-19 di Kabupaten Sintang melalui press release, di dampingi Kadis Kesehatan Kabupaten Sintang dr. Harysinto Linoh, Direktur RSUD Ade M. Djeon Sintang dr. Rosa Trifina dan Dokter Specialis Paru RSUD Ade M. Djoen Sintang, di Ruang Rawat Inap RSUD Rujukan Ade M. Djeon Sintang, Senin (1/6/2020) siang. 

Jarot Winarno memastikan bahwa sampai saat ini belum ada penambahan kasus terkonfirmasi covid-19 di Kabupaten Sintang, tapi dikatanya ada 4 orang tanpa gejala (OTG) yang sebelumnya menjalani isolasi mandiri dirumah masing-masing dan di gedung serbaguna, kemudian dinaikan statusnya untuk menjalani isolasi mandiri secara ketat di ruang rawat inap RSUD Rujukan Ade M. Djoen Sintang dibawah pengawasan petugas medis.

“Saya ingin mengabarkan kepada masyarakat kabupaten Sintang bahwa sampai saat ini tidak ada lagi penambahan kasus terkonfirmasi positif covid-19. Kita tetap sampai hari ini masih merawat 6 pasien positif covid-19, seluruhnya sehat-sehat, supaya jelas. Hanya saja ada 4 OTG yang selama ini kita isolasi di rumah masing-masing barangkali juga ada yang diisolasi di Gedung Serbaguna, kita pindahkan ke ruang isolasi mandiri di RSUD rujukan Ade M Djoen Sintang," kata Jarot. 

Ia memastikan bahwa keempat OTG ini belum terkonfirmassi positif covid-19, namun berdasarkan rapid test yang sudah di lakukan hasilnya reaktif. Akan tetapi, pertimbangan medis, yang sebelumya mereka menjalani isolasi mandiri rumah, kemudian di pindahkanlah ke ruang rawat inap RSUD Rujukan Ade M Djeon Sintang, untuk mendapatkan perawat secara intensif, karena hasil pemeriksaan labnya yang samar, sehingga di perlukan pemeriksaan ulang. 

“Jadi berempat ini belum terkonfirmasi postifi covid-19, hanya reaktif berdasarkan rapid test, karena pertimbangan medis perlu kita isolasi mandiri di ruang rawat inap RSUD Ade M Djeon untuk mendapatkan perawatan secara intensif karena hasil pemeriksaan labnya yang samar tentang positif atau tidak sehingga kita memerlukan konfirmasi pemeriksaan laboratoirum ulang,”kata Jarot.

Dijelaskannya, keempat orang tersebut ialah Pria 55 tahun alamat Jalan MT. Haryono, Kelurahan Kapuas Kanan Hilir, Kecamatan Sintang merupakan OTG 233, selanjunya, Perempuan 25 tahun alamat Jalan Stadion Baning, Baning Kota, Kecamatan Sintang merupakan OTG 238, kemudian Perempuan usia 49 tahun alamat Jalan Dr. Wahidin Sudirohusodo, Baning Kota, Kecamatan Sintang merupakan OTG 240 dan perempuan 47 tahun alamat di Jalan Ahmad Yani , Kelurahan Alai, Kecamatan Sintang merupakan OTG 241. 

“Mereka berempat inipun tidak berkaitan dengan cluster-cluster yang kita telusuri dengan ketat. Mereka diluar cluster itu. Berdasarkan penyeledikan epidemiologi, mereka berempat ini diduga kontak erat dengan pasien postif covid-19. Sampai saat ini kita masih melakukan tracing,” pungkas Jarot. (hms) 
Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini