668 KK Lebih di Bekasi Terendam Banjir

Editor: Redaksi
Banjir di Bekasi
BEKASI, suaraborneo.id – Hujan deras membuat air Kaliulu Cibalok meluap dan menyebabkan sebagian permukiman warga Desa Krangraharja, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, kebanjiran.

Pantauan dilapangan, banjir meliputi Perumahan Grand Cikarang City, Perumahan Sakura, Perumahan Puri Mutiara Indah yang paling parah terkena banjir Kampung Kaliulu dengan ketinggian air lebih dari satu meter. Akibat luapan Kaliulu Cibalok, 668 lebih Kepala Keluarga (KK) terdampak banjir.

Pj Kepala Desa Karangrahrja, Udin Wahyudin mengatakan, sekitar pukul 03,00 WIB, Kaliulu Cibalok meluap kepemukiman warga. Oleh karena itu, kami bersama Pemerintahan Desa (Pemdes) langsung turun ke lokasi banjir.

“Kita turun langsung ke warga dengan membagikan nasi kotak, air mineral, serta obat-obatan. Dan sebagian warga sudah mulai mengungsi kerumah warga yang tidak terkena banjir,” kata Udin, Selasa (25/2/2020).

Diapun berharap, kepada Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Bekasi agar kedepannya Kaliulu Cibalok bisa dinormalisasi lagi.

“Saya berharap kedepannya Sungai ini bisa di normalisasi agar tidak terjadi banjir lagi. Dan untuk warga saya berpesan tetap jaga kesehatan,” pungkasnya.

Berdasarkan pos informasi banjir Desa Karangrahrja kurang lebih ada 668 Kepala Keluarga (KK) yang terkena banjir.

Kampung Kaliulu RT01.RW01 ada 150 KK
Kampung Kaliulu RT02/RW01 ada 217 KK
Kampung Kaliulu RT03/RW01 ada 102 KK
Kampung Kaliulu RT04/RW01 ada 112 KK.

Untuk warga Perumahan yang terkena banjir

RT01/RW27 ada 50 KK
RT02/RW27 ada 80 KK
RT05/RW28 ada 130 KK
RT03/RW29 ada 63 KK
RT04/RW29 ada 70 KK
RT03/RW30 ada 120 KK
RT04/RW30 ada 68 KK
RT05/RW30 ada 85 KK

(Usan)
Share:
Komentar

Berita Terkini