Haryadi Kurniawan Ditemukan Tak Bernyawa di Dekat Barak KPS Janang Ran

Editor: Redaksi
Kepolisian saat olah TKP penemuan mayat 
SEKADAU, suaraborneo.id - Pada Rabu (22/1/2020) pukul 20.30 WIB, TKP dekat Barak KPS Entabuk dusun Janang Ran, desa Entabuk, kecamatan Belitang Hilir, Kapolsek Belitang Hilir IPTU I Nengah Muliawan mendapat laporan melalui via telfon dari warga bahwa telah di temukan sesosok mayat pria.

Setelah mendapat laporan tersebut, Kapolsek beserta anggota dan dua anggota Koramil serta Tim Puskemas dan Dokter Roki  dari klinik PT. PAM menuju ke TKP.  

Sampai di TKP memang benar telah ditemukan sesosok mayat pria, kemudian dilakukan police line, olah TKP dan pemeriksaan terhadap mayat, mengumpulkan bukti serta saksi-saksi. 

Posisi/letak kendaraan milik korban dalam kondisi kunci stang sekitar 25 meter dari korban. 

Mayat yang ditemukan tersebut diketahui bernama Haryadi Kurniawan (MD) laki-laki alamat Dusun Janang Ran, Desa Entabuk, Kecamatan Belitang Hilir, Kabupaten Sekadau.

Kronologis penemuan mayat tersebut saat saksi Heribertus Cahyadi hendak  pergi menuju ke lokasi Losing, rencana untuk mencari signal Handphone.

Pada saat melintasi jalan di belakang Barak KPS, ia melihat seorang pria dalam posisi telungkup di pinggir jalan namun Heribertus sempat mengira laki-laki tersebut mabuk, kemudian ia melanjutkan perjalanannya.

Setelah Heribertus jalan untuk kembali pulang, masih juga melihat pria tersebut (korban) dalam posisi yang sama.

Kemudian Heribertus langsung menuju ke Barak KPS Entabuk untuk memanggil Sumadi  dengan tujuan melihat orang tersebut (korban) karena dirinya tidak berani sendirian.

Setelah setelah keduanya sampai kelokasi penemuan mayat tersebut, mereka melihat orang tersebut (korban) sudah meninggal dunia kemudian keduanya langsung memberitahukan kepada warga di Barak KPS Entabuk.

Selang berapa waktu, Kapolsek beserta rombongan tiba di TKP untuk mengamankan TKP kemudian melakukan olah TKP.

Setelah dilakukan olah TKP dan pemeriksaan fisik terhadap korban oleh tim medis dari Puskesmas Sungai Ayak tidak ada ditemukan tanda-tanda kekerasan fisik pada tubuh korban.

Setelah berkoordinasi dengan pihak keluarga korban menyatakan bahwa pihak keluarga telah ikhlas menerima atas kejadian tersebut dan menolak untuk dilakukan autopsi.

Kemudian korban dibawa menggunakan ambulance milik PT. PAM menuju ke rumah duka. (hms)
Share:
Komentar

Berita Terkini