Suami Korban Pembunuhan di Singkawang Menduga Kuat Istrinya Tewas Dibunuh

Editor: Redaksi
M Naziri, suami Agustini Susilawati, korban pembunuhan di desa Sagatani kecamatan Singkawang Selatan 
SINGKAWANG, suaraborneo.id - Suami korban yang juga merupakan Lurah Sagatani, Kecamatan Singkawang Selatan, M Naziri menduga kuat, jika istrinya bernama Agustini Susilawati tewas bersimbah darah di dalam rumah karena dibunuh.

Peristiwa itu terjadi, pada Minggu (29/12) sekitar pukul 23.00 WIB, di kediamannya yang beralamat di Gang Bukit Tiga, Jalan Pahlawan, Kelurahan Roban, Kecamatan Singkawang Tengah.

Dikatakan Naziri, hal itu diketahui, saat dirinya pulang ke rumah usai berkumpul bersama rekan-rekannya, sekitar pukul 22.30 WIB. Ketika sampai di rumah, Naziri mendapati anaknya keluar rumah sambil menangis dan mengatakan sudah tidak mampu melihat keadaan ibunya.

Saat masuk ke dalam rumah, Naziri melihat barang-barang yang ada di dalam rumah sudah berantakan, kemudian darah berceceran di lantai dan menemukan istrinya sudah tergeletak di lantai depan kamar.

“Belum mati mobil saya, anak saya berlari sambil berkata, Pak Dedek gak berani masuk ke rumah, rumah kita berantakan, kenapa? Rumah kita berantakan diobrak abrik, banyak darah disana. Saya langsung lari bawa dia masuk juga, sekali saya lihat istri saya itu saya langsung teriak,” kata M Naziri.

Dari kejadian itu, Naziri meminta kepada pihak kepolisian untuk bisa mengusut tuntas peristiwa yang dialami istrinya.

Karena, dia menilai jika penganiayaan dan pembunuhan yang dilakukan kepada istrinya terbilang cukup sadis, pasalnya terdapat luka yang cukup serius pada bagian leher istrinya. (ts)

Editor: Asmuni 
Share:
Komentar

Berita Terkini