Reses DPRD Provinsi Kalbar di Keranji Paidang Sengah Temila

Editor: Redaksi
Acara pembukaan Reses di halaman Gereja Katolik Hati Kudus Keranji Paidang kecamatan Sengah Temila
LANDAK, suaraborneo.id - Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) Angelina Frenalco, melaksanakan Reses DPRD, di halaman Gereja Katolik Hati Kudus Keranji Paidang kecamatan Sengah Temila, Jumat (13/12/2019).

Reses masa persidangan ke-1 tahun sidang 2019 anggota DPRD Provinsi Kalbar dihadiri Camat Sengah Temila di wakili Kasi Pemerintah Kecamatan Sengah Temila Sabinus, Kapolsek Sengah Temila Ipda Hengki Gunawan, Kades Keranji Paidang M. Medi dan undangan yang hadir dalam kegiatan ini sekitar 200 orang.

Angelina Fremalco,SH mengatakan bahwa Reses anggota DPRD rutin di laksanakan dalam satu tahun ada tiga kali, dan dipergunakan untuk mengunjungi daerah pemilihannya.

Rases yang dilakukan oleh anggota Dewan bertujuan pada turun langsung ke masyarakat di daerah pemilihan supaya dapat mendengar langsung keluhan atau masukan yang ada di masyarakat, dan akan menampung serta meneruskan kepada pihak terkait untuk dapat ditindak lanjuti.

" Harapannya semua aspirasi bisa di sampaikan dan dibahas dalam rapat paripurna DPRD," kata Angelina.

Kades Keranji Paidang, M. Medi mengucapan terima kasih karena kegiatan Reses bisa dilaksanakan di desanya.

Dalam Reses tersebut masyarakat bisa menyampaikan keluhan dan usulan untuk pembangunan di daerahnya.

" Selain itu juga anggota DPRD Kalbar bisa mendengar suara yang di sampaikan oleh masyarakat," ucap Medi.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolsek Sengah Temila Ipda Hengki Gunawan menghimbau kepada seluruh masyarakat kecamatan Sengah Temila agar selalu siap siaga dan berhati-hati terutama bagi daerah yang rawan terkena banjir karena curah hujan bulan Desember ini cukup tinggi.

" Saya mengimbau bahwa dalam kegiatan bermasyarakat hendaknya kita selalu mengedepankan gotongroyong, setiap permasalahan yang ada di kampung, kalau bisa di selesaikan secara kekeluargaan, jangan sedikit-sedikit datang ke kantor polisi, tapi budayakan pengurus adat, aparatur Desa dan Dusun, kecuali permasalahan tersebut sudah tidak dapat di selesaikan secara kekeluargaan," imbau Kapolsek.

Hengki juga berpesan agar masyarakat selalu menjaga anak-anaknya yang baru beranjak dewasa, karena peredaran narkoba di daerah cukup tinggi jangan sampai mereka menjadi korban. 

"Saya sebagai Kapolsek Sengah Temila tidak akan main-main dan tidak ada toleransi terkait masalah Narkoba. Apabila masyarakat mengetahui adanya pemakai maupun pengedar narkoba supaya menghubungi pihak kepolisian supaya dapat ditindak," pesan Hengki.

Penulis AP
Editor Asmuni
Share:
Komentar

Berita Terkini