![]() |
| Bupati Landak dr Karolin Margret Natasa melepas ratusan peserta simpati fun run 2056 di halaman kantor inspektorat kabupaten Landak |
LANDAK, Suaraborneo.id — Bupati Landak Karolin Margret Natasa melepas ratusan peserta Simpati Fun Run 2026 di halaman Kantor Inspektorat Kabupaten Landak, Jalur 2 Ngabang, Minggu (15/2/2026). Ajang lari massal yang didukung PT Telkomsel itu menjadi ruang perjumpaan masyarakat sekaligus kampanye hidup sehat di Kabupaten Landak.
Sejak pagi, kawasan Jalur 2 Ngabang dipadati peserta dari berbagai kalangan. Karolin hadir didampingi unsur pemerintah daerah, di antaranya Pelaksana Tugas Inspektur Kabupaten Landak, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga, jajaran Polres Landak, serta panitia pelaksana.
Karolin menekankan pentingnya kolaborasi antara sektor swasta dan pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Ia menilai kegiatan olahraga massal di ruang publik memiliki dampak sosial yang luas, bukan hanya bagi kesehatan, tetapi juga bagi kohesi sosial warga.
“Ajang seperti ini bukan sekadar olahraga. Ini ruang kebersamaan yang memperkuat solidaritas dan menumbuhkan optimisme masyarakat untuk terus bergerak maju membangun daerah,” ujar Karolin.
Bupati Landak, Karolin juga mengapresiasi PT Telkomsel yang memilih Kabupaten Landak sebagai lokasi penyelenggaraan. Menurut Karolin, kehadiran kegiatan berskala nasional di daerah menjadi sinyal positif bagi geliat aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat.
“Kegiatan ini menunjukkan kolaborasi nyata dunia usaha dan pemerintah daerah dalam mendorong gaya hidup sehat sekaligus mempererat kebersamaan masyarakat,” katanya.
Karolin menilai antusiasme warga yang mengikuti fun run mencerminkan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kesehatan. Energi kebersamaan tersebut, menurut dia, menjadi modal sosial penting bagi pembangunan daerah.
“Di tengah kesibukan dan tantangan kehidupan modern, olahraga menjadi sarana menjaga kesehatan. Lebih dari itu, kegiatan ini membangun semangat persatuan dan optimisme untuk terus bergerak maju membangun daerah yang kita cintai,” tutur Karolin.
Sebelum melepas peserta, Karolin mengingatkan bahwa esensi fun run bukan pada kecepatan, melainkan kegembiraan dan keselamatan. Ia meminta peserta menjaga sportivitas dan menikmati setiap langkah di lintasan.
“Berlari dengan semangat, jaga sportivitas, utamakan keselamatan, dan nikmati setiap langkah. Fun run bukan semata soal siapa tercepat, tetapi tentang kegembiraan dan kebersamaan,” ucapnya.
Usai penghitungan mundur, Karolin mengibarkan bendera start menandai dimulainya lomba. Para peserta kemudian menempuh rute dari halaman Kantor Inspektorat menuju Jalur 2 Ngabang, melintasi kawasan Tungkul dan Desa Raja, sebelum kembali ke garis akhir di titik awal kegiatan.(Anton/r )
