![]() |
| Bupati kabupaten Landak dr Karolin Margret Natasa saat panen perdana jagung (Foto Antonius) |
Kegiatan panen ini turut dihadiri perwakilan Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Kalimantan Barat, Kepala Balai Proteksi Tanaman Perkebunan (BPTP) Pontianak, Kepala Badan Perakitan dan Modernisasi Pertanian Provinsi Kalbar, Kapolres Landak, para asisten bupati, kepala OPD, manajer PTPN 4 Ngabang, camat Ngabang, kepala desa, serta kelompok tani setempat.
Dalam sambutannya, Bupati Karolin menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung keberhasilan program penanaman jagung di Kabupaten Landak, khususnya melalui demplot yang kini mulai membuahkan hasil.
“Puji Tuhan, tahun ini target tanam jagung di Kabupaten Landak sudah melebihi capaian. Terima kasih kepada pemerintah provinsi, jajaran pemerintah daerah, pemerintah desa, dan para kelompok tani. Hasil ini adalah prestasi bersama, namun pada akhirnya yang merasakan manfaat langsung adalah para petani,” ujar Karolin.
Ia menegaskan bahwa produksi jagung sangat berpengaruh pada stabilitas harga pangan lainnya, termasuk ayam. Oleh karena itu, pemerintah daerah terus berupaya menjaga ketersediaan pasokan jagung agar harga kebutuhan pokok tidak membebani masyarakat.
“Begitu jagung langka, harga ayam langsung naik. Karena itu, pemerintah sangat berkepentingan menjaga ketersediaan jagung untuk menstabilkan harga pangan. Harapan kita, kerja sama yang baik ini terus berlanjut sehingga Landak bisa menopang kebutuhan pangan provinsi maupun nasional,” tambahnya.(Anton)
