Upacara Peringatan Hari Berkabung Daerah Tahun 2024 di Makam Juang Mandor Kabupaten Landak

Editor: Antonius
Sebarkan:

Pj Bupati Landak Dr Gutmen Nainggolan meletakkan karangan bunga di tugu makam juang Mandor (foto Antonius)
LANDAK, suaraborneo.id - Pada Jumat (28/6 /2024), Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat menyelenggarakan upacara dan ziarah serta tabur bunga dalam rangka memperingati Hari Berkabung Daerah. Peringatan ini dipusatkan di Makam Juang Mandor Kabupaten Landak dan dihadiri oleh sejumlah pejabat, ahli waris dan masyarakat setempat.


Hari Berkabung Daerah merupakan peringatan peristiwa yang terjadi 80 tahun silam, tepatnya 28 Juni 1944. Pada hari itu, ribuan generasi terbaik Kalimantan Barat menjadi korban kebengisan Angkatan Laut Jepang (Kaigun Minseibu). Sejak tahun 1977, Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat menetapkan 28 Juni sebagai Hari Berkabung Daerah (HBD), sebagai bentuk penghargaan terhadap korban sekaligus melestarikan nilai-nilai perjuangan.

Usai upacara kepada media, Penjabat (Pj) Bupati Landak, Gutmen Nainggolan, menyampaikan pentingnya semangat dan nilai-nilai yang ditanamkan oleh para pahlawan. Ia mengajak generasi muda untuk meneladani semangat tersebut dan menerapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Gutmen menegaskan bahwa peringatan Hari Berkabung Daerah bukan hanya sekadar seremonial semata, tetapi juga menjadi momen untuk menggelorakan semangat perjuangan. Ia menekankan bahwa apa yang ditinggalkan oleh para pejuang harus terus dibangun dan dijaga, sebagai bentuk penghargaan dan penghormatan terhadap mereka.

Pemerintah daerah berkomitmen untuk menjaga, merawat, dan memelihara semangat perjuangan yang telah dibangun oleh para pejuang. Dengan demikian, generasi muda dapat mengisi kemerdekaan dengan baik, sesuai dengan harapan dan pesan yang ingin disampaikan oleh para pahlawan.

Peringatan Hari Berkabung Daerah ini menjadi momentum untuk merenungkan perjuangan para pahlawan yang telah menjadi pilar Kota Landak dan Kalimantan Barat secara keseluruhan. 

"Semoga semangat dan nilai-nilai perjuangan ini terus hidup dalam masyarakat dan menjadi inspirasi bagi generasi mendatang," harap Gutmen. (Anton).

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini