-->


Lomba Penyuluhan PHBS dan Pencegahan Stunting Tingkat Pelajar Resmi Dimulai

Editor: Novia Dominika
Sebarkan:

Kegiatan lomba penyuluhan pola hidup bersih dan sehat (PHBS) tingkat SMP/MTSN dan pencegahan stunting tingkat SMA/SMK/MAN yang digelar oleh Palang Merah Indonesia PMI Kabupaten Sanggau. Foto:bry
Sanggau Kalbar, Suaraborneo.id - Wakil Bupati Sanggau, Yohanes Ontot secara resmi membuka kegiatan lomba penyuluhan pola hidup bersih dan sehat (PHBS) tingkat SMP/MTSN dan pencegahan stunting tingkat SMA/SMK/MAN yang digelar oleh Palang Merah Indonesia PMI Kabupaten Sanggau, di Aula Kantor Camat Kapuas, Rabu, (21/9/2022).

Wakil Bupati Sanggau, Yohanes Ontot mengatakan, kegiatan ini dalam rangka membantu pemerintah, dan anak-anak bisa memahami terkait PHBS dan pencegahan stunting. 

"Tentu mereka juga harus memahami, karena pada akhirnya nanti mereka juga akan menjadi pelaku, yaitu bagaimana nanti ketika mereka akan menghadapi untuk berkeluarga, mereka bisa melaksanakan sesuai dengan yang seharusnya mereka lakukan. Agar nanti generasi mereka tidak terjadi stunting,"katanya.

Selain itu, Yohanes Ontot berharap agar peserta lomba ini bisa menjadi penyuluh atau motivator terutama dengan yang sebaya dengan mereka dikalangan pelajar, dan  kemudian juga kepada masyarakat luas. 

Sementara itu, Ketua PMI Kabupaten Sanggau, Yohana Kusbariah mengatakan bahwa lomba PHBS untuk tingkat SMP/MTSN dan pencegahan stunting untuk tingkat SMA/SMK/MAN.

"Melalui lomba PHBS ini, tentunya pelajar tingkat SMP harus mengetahui PHBS disekolah. Dalam menerapkan PHBS ini tentunya mereka sudah menjalankan kesehariannya di sekolah,"katanya.

Kemudian, lomba pencegahan stunting, penting untuk dilaksanakan lantaran Pemkab Sanggau juga sedang menggalakan bagaimana strategi penurunan angka stunting. 

"Lomba pencegahan stunting ini dilaksanakan besok, hari ini yang lomba PHBS. Selain itu juga, PMI juga akan menyerahkan bantuan kepada korban terdampak kebakaran di Desa Nanga Biang,"ujarnya.

Ketua panitia HUT Ke-77 PMI Kabupaten Sanggau, Zaenuri mengatakan bahwa lomba PHBS diikuti 12 sekolah di Kabupaten Sanggau dan lomba pencegahan  stunting diikuti 13 sekolah di Kabupaten Sanggau. 

"Tujuan kegiatan ini adalah untuk memberikan sosialisasi kepada masyarakat bahwa kegiatan PMI, selain pelayanan donor darah juga pelayanan kesehatan berupa promosi kesehatan dan pencegahan penyakit menular,"katanya, Selasa 21 September 2022.

Selain itu, menggalakan penerapan PHBS dilingkungan sekolah. Dan membantu pemerintah dalam upaya pencegahan stunting dengan melibatkan komponen masyarakat, salah satunya kalangan generasi muda.

"Pemenang dari lomba ini akan mendapatkan tropi dan uang pembinaan yang akan diserahkan pada saat acara puncak HUT PMI tanggal 26 September yang akan dihadiri Bupati Sanggau,"pungkasnya. (Bry)

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini