Antisipasi PMK, Pemkab Melawi Bentuk Posko Check Point

Sebarkan:

Antisipasi penyakit PMK di Kabupaten Melawi. 
Melawi Kalbar, Suaraborneo.id - Dalam rangka mengantisipasi menyebarnya Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di Kabupaten Melawi, Pemerintah Kabupaten Melawi membentuk Posko Check Point PMK di Postol Kolaka, Jalan Provinsi Sintang-Melawi, Batu Nanta, Kecamatan Belimbing.

Posko Check Point diresmikan oleh Bupati Melawi, H. Dadi Sunarya Usfa Yursa, dan turut dihadiri oleh Kapolres Melawi, AKBP Sigit Eliyanto Nurharjanto, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Melawi, Hendegi Januardi Usfa Yursa, Anggota DPRD Kabupaten Melawi, Kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Melawi, Camat Belimbing dan Forkopincam, dan Satgas Penanganan PMK Kabupaten Melawi.

Bupati Melawi, H. Dadi Sunarya Usfa Yursa, dalam arahannya mengatakan, tingginya permintaan terhadap hewan ternak khususnya sapi dan kambing menjelang Hari Raya Idul Adha harus diantisipasi dengan membentuk check point agar hewan ternak yang masuk ke Kabupaten Melawi bebas dari PMK.

“Kita telah menerbitkan 2 (dua) surat edaran terkait penanggulangan PMK dan tata cara hewan qurban. Posko Check Point ini untuk mengawasi sekaligus memonitor lalu lintas hewan ternak sehingga hewan ternak yang masuk ke Melawi benar-benar aman dan bebas dari PMK,” ujarnya.

Bupati juga menginstruksikan kepada Satgas Penanganan PMK Kabupaten Melawi untuk bekerja secara optimal menjelang perayaan Hari Raya Idul Adha sehingga dibutuhkan kerjasama, sinergi yang baik untuk mengantisipasi menyebarnya PMK di Melawi sehingga masyarakat dapat merasa aman dan nyaman dalam merayakan Hari Raya Idul Adha.

“Saya berharap Satgas Penanganan PMK untuk bekerja semaksimal mungkin. Beberapa waktu lalu kita masuk zona merah, tetapi saat ini kita sudah kembali ke zona hijau. Namun kita tidak boleh lengah. Saya ucapkan terima kasih juga kepada jajaran Polres Melawi dan rekan-rekan TNI yang telah banyak membantu dalam penanganan PMK di Melawi,” ungkap Bupati Melawi. 

Sementara itu, Kapolres Melawi, AKBP Sigit Eliyanto Nurharjanto dalam arahannya meminta agar Posko Check Point bisa berjalan secara optimal mengingat masih tingginya permintaan hewan ternak sehingga perlu pengawasan yang lebih terhadap masuknya hewan ternak ke Melawi.

“Walaupun kita sudah zona hijau, namun kita tetap harus waspada. Apabila ditemukan suspect harus segera ditindak sesuai SOP yang berlaku. Utamakan keselamatan saat bertugas bagi rekan-rekan Satgas Penanganan PMK,” pesannya. 

Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan Kabupaten Melawi selaku Ketua Satgas Penanganan PMK, M. Syaiful Khair,  mengungkapkan bahwa pembentukan Posko Check Point dalam rangka mengawasi dan memonitor lalu lintas hewan ternak yang masuk ke Kabupaten Melawi untuk mengantisipasi menyebarnya penyakit PMK.

“Pemkab Melawi bersama jajaran Polres Melawi dan TNI telah bersinergi untuk mengantisipasi PMK ini. Selain sosialisasi dan edukasi terkait PMK kepada masyarakat, pembentukan Posko Check Point ini sebagai antisipasi menyebarnya PMK di Melawi,” pungkasnya. (hms/Fariz/tio)

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini