Satu Hari Jelang Larangan Mudik, Kasus Covid-19 di Kalbar Bertambah 116 Orang

Sebarkan:

Foto : Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat, Harisson (baju batik) saat meninjau RSUD Ade M Djoen Sintang 

Pontianak Kalbar, SB - Satu hari menjelang larangan mudik lebaran tahun 2021, yakni tanggal 6 hingga 17 Mei, kasus Covid-19 di Kalimantan Barat bertambah menjadi 116 orang. 

Kepala Dinas Kesehatan Kalimantan Barat, Harisson menjelaskan, jumlah kasus tersebut diketahui setelah adanya pemeriksaan swab terhadap 634 orang. Dari 116 kasus itu, 11 orang masih dirawat di rumah sakit.


Selain adanya penambahan kasus yang cukup tinggi, bahkan pertanggal 5 Mei 2021 ini juga terdapat 5 (lima) orang dinyatakan meninggal dunia di Kalbar karena terpapar Covid-19, yakni di Sintang tiga orang dan Kota Singkawang dua orang.


“Total Sampel yang diperiksa : 634 orang. Konfirmasi baru 116 orang, 11 orang dirawat di rumah sakit,” kata Harisson kepada wartawan, Rabu (5/5) sore.


Dari ke 116 orang kasus baru ini terbanyak di kabupaten sambas 44 orang, disusul sekadau dan ketapang masing-masing 15 orang. Adapun sebaran kasus tersebut yakni Kota Pontianak 9 orang, Bengkayang 4 orang, Kapuas Hulu 3 orang, Ketapang 15 orang, Kubu Raya 2 orang, Landak 4 orang, Sambas 44 orang, Sanggau 3 orang, Singkawang 1 orang, Sintang 4 orang, Sekadau 15 orang, Mempawah 6 orang, Melawi 5 orang dan Luar wilayah 1 orang.


Sementara itu untuk kasus sembuh ada sebanyak 100 orang tersebar di Kota Pontianak 11 orang, Kubu Raya 8 orang, Kapuas Hulu 2 orang, Ketapang 2 orang, Mempawah 6 orang, Kota Singkawang 16 orang, Sambas 11 orang, Bengkayang 12 orang, Sanggau 9 orang, Sekadau 6 orang, Melawi 6 orang, Sintang 10 orang, dan Landak 1 orang.


Dengan adanya penambahan kasus tersebut, membuat total kasus konfirmasi Positif di Kalbar hingga sat ini sebanyak  8.164 orang, kasus sembuh 7.100 orang atau 86,96 persen, dan meninggal dunia sebanyak 55 orang atau 0,67 persen.(TN)

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini