Balai Pertemuan Tinting Biawak, Desa Kumpang Bis Diresmikan

Editor: Redaksi

Peresmian Balai Pertemuan Tinting Biawak 

SEKADAU, suaraborneo.id - Balai Pertemuan Tinting Biawak, Desa Kumpang Bis, Kabupaten Sekadau, Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) diresmikan oleh Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PP dan PA) Kabupaten Sekadau yang diwakili oleh Rusli, Kepala Seksi Pemberdayaan Sosial Masyarakat Miskin, Selasa (26/01/2021). Peresmian dihadiri oleh Forkopimcam, Kades Kumpang Bis dan perangkat desa dengan yang menerapkan protokol kesehatan dan membatasi undangan yang datang. 

Sambutan Kepala Dinsos PP dan PA Kabupaten Sekadau Afronius Akim Sehan yang dibacakan Rusli mengatakan, Program Keserasian Sosial merupakan salah satu program dari Direktorat Perlindungan Sosial Korban Bencana Sosial, Kementerian Sosial RI dalam penanganan konflik sosial.


"Untuk Kabupaten Sekadau sudah mendapat bantuan sebanyak 2 kali sejak tahun 2019. Kita mengucapkan terimakasih atas perhatian Bupati dan Wakil Bupati Sekadau serta Kementerian Sosial RI terhadap upaya pencegahan konflik sosial di Kabupaten Sekadau melalui kegiatan keserasian sosial, agar masyarakat selalu memelihara semangat gotong royong, gutub rukun, dan toleransi di lingkungan masing-masing," ujar Rusli. 


Mewakili Camat Belitang Hilir, Sekretaris Camat, Evodius dalam sambutannya mengucapkan terimakasih telah melakukan pembangunan di Belitang Hilir khususnya di desa Kumpang Bis. 


Pembangunan ini merupakan kerja sama yang baik antara masyarakat dengan pemerintah desa yang di realisasikan oleh pemerintah daerah (Pemda). Untuk itu kita patut berterimakasih kepada Pemda Sekadau," ungkap Evodius. 


Sambutan Kepala Desa (Kades) Kumpang Bis, Vinsensius juga mengucapkan terimakasih atas terbangunnya Balai Pertemuan Forum Keserasian Sosial. Ia mengatakan, proses pembangunan agak terlambat dari jadwal yang ditentukan, disebabkan susahnya pengiriman material ke lokasi karena kondisi alam. 


Pada kesempatan tersebut Vinsensius  berharap dengan adanya Gedung Keserasian Sosial ini, bisa menjadi pemersatu antar golongan dan etnis di Desa Kumpang Bis. Selain itu, gedung tersebut bisa di manfaatkan untuk kegiatan seni dan budaya lokal yang ada di desa Kumpang Bis. 


"Semoga kedepannya, dengan gedung ini, bisa selalu mengingatkan generasi muda yang ada di desa Kumpang Bis, tidak lupa akan budaya, dan terus ingat dengan budaya lokal leluhur. Karena gedung ini akan di jadikan sentral budaya lokal yang ada di desa Kumpang Bis," pungkasnya. 


Selanjutnya, Petrus Sanen warga desa Kumpang Bis berharap gedung tersebut bisa menjadi wadah pemersatu. 


"Harapan warga semoga gedung keserasian sosial bisa jadi pemersatu antar golongan dan etnis," ungkap Petrus Senen. (red) 

Share:
Komentar

Berita Terkini