Bertambah 7 Kasus Baru, Satu Diantaranya Warga Sekadau

Sebarkan:
Harisson 
PONTIANAK, suaraborneo.id - Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat, melalui Kepala Dinas Kesehatan Kalbar, Harisson mengkonfirmasi penambahan 7 (tujuh) kasus baru Positif Covid-19 di Kalbar pada Rabu (27/5) sore.

Penambahan 7 kasus baru ini diketahui setelah hasil pemeriksaan Swab di Laboratorium Balai Besar Tehnik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit Jakarta Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (BBTKLPP) dan Laboratorium Rumah Sakit Untan Pontianak keluar.

"Jadi hari ini ada hasil dari BBTKLPP dan hasil Laboratorium Untan ada 7 tambahan kasus Konfirmasi Covid-19," kata Harisson kepada Wartawan saat memberikan keterangan pers Rabu (27/5) sore.

Adapun ketujuh kasus baru ini adalah 5 orang warga Kota Pontianak, Satu warga Sekadau yang saat ini kerja di Pontianak dan Satu orang warga Kabupaten Kubu Raya. Dengan bertambah 7 kasus baru, maka total terkonfirmasi Covid-19 di Kalbar yang sebelumnya 175 menjadi 182 orang. 

"Lima dari Kota Pontianak, Satu alamatnya di Sekadau tetapi kerjanya di Pontianak kemudian satu lagi dari Kubu Raya. Nah yang di Kubu Raya ini adalah PDP di salah satu Rumah Sakit di Kota Pontianak," papar Harisson.

Harisson menambahkan, untuk mempercepat pengendalian dan mengetahui penyebaran Covid-19 pihaknya juga melakukan Rapid Test terhadap pengurus paroki di Gereja Santo Agustinus Paroki Sungai Raya. Dari 202 orang yang di Rapid Test satu diantaranya dinyatakan reaktif.

"Tadi Dinas Kesehatan Provinsi Kalbar melaksanakan pemeriksaan rapid test di Gereja St. Agustinus Paroki Sungai Raya, tanggal 27 Mei 2020, pemeriksaan dilakukan terhadap 202 orang dengan hasil
Non Reaktif sebanyak 201 orang
Reaktif 1 orang," jelasnya.

"Pastor dan suster disinikan melayani umat, sehingga mereka perlu kita cek kesehatan nya," sambung Harisson.

Ia menambahkan untuk besok Kamis (28/5) pihaknya juga melanjutkan pemeriksaan Rapid Test di Wilayah Sungai Jawi Pontianak. 

"Besok kita akan melaksanakan Rapid Test di Susteran Sungai Jawi," pungkas. (TS)

Editor: Asmuni 
Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini