Warga Kuala Secapah Mempawah Tewas Tersambar Petir

Editor: Redaksi
Jenazah korban (Abdul Hamid) yang tersambar petir sepulang dari sawah
MEMPAWAH, suaraborneo.id – Salah seorang warga, Jalan Arani, RT.011/RW.006, Desa Kuala Secapah, Kecamatan Mempawah Hilir, Kabupaten Mempawah, tewas tersambar petir, sekitar 16.00 WIB, Minggu (29/12) sore.
Diketahui korban adalah seorang pria bernama Abdul Hamid (46) yang merupakan warga setempat. Adapun saksi mata dalam peristiwa ini yaitu, Yanto, Jamilah (istri korban), Rasidah dan Inur.

Berdasarkan rilis dari Humas Polres Mempawah yang diterima, Senin (30/12) pagi menjelaskan, bahwa peristiwa tersbeut terjadi pada Minggu (29/12) sekitar pukul 16.00  WIB, telah terjadi korban meninggal dunia akibat tersambar petir .

Kejadian bermula ketika korban sekitar pukul 13.00 WIB pergi ke ladang untuk menanam padi. Dikarenakan hujan lebat, sekitar pukul 16.00 WIB korban bersama 4 (empat) orang beserta istrinya hendak pulang ke rumah mertua Korban di Jalan Paret H Hasan RT.001/RW. 009, Desa Jungkat. 

“Dalam perjalanan pulang tiba-tiba korban tersambar petir dan meninggal di lokasi area ladang korban,” jelas Brigpol Slamet Riadi anggota Humas Polres Mempawah dalam rilisnya.

Akibat kejadian ini kepala sebelah kanan dan dada bagian depan korban mengalami luka bakar dan telinga sebelah kanan memgeluarkan darah serta meninggal di lokasi, dimana ladang korban terdapat di jalan parer H hasan, berjarak sekitar 800 meter dari rumah korban/mertua korban.

Selanjutnya korban dibawa langsung ke rumah mertuanya bernama Sanusi di Jalan Paret H Hasan Desa Jungkat. Kemudian pada pukul 18.30 WIB korban dibawa ke rumah duka di Jalan Arani, RT.011/RW.006, Desa Kuala Secapah, Kecamatan Mempawah Hilir untuk dikebumikan.(ts)

Editor: Asmuni 
Share:
Komentar

Berita Terkini